• 6

    Aug

    Diam-Diam DPD Bangun Rumah Aspirasi Senilai Rp40 M

    JAKARTA- Pengamat politik dari Universitas Indonesia Bony Hargens menilai Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tidak peka terhadap kondisi masyarakat. Hal itu tampak dari tindakan DPD membangun rumah aspirasi di setiap daerah senilai Rp40 miliar hanya sekedar menjadi tempat menjaring aspirasi masyarakat. Kalau memang anggota DPD itu mau memperjuangkan daerah dan tahu apa kebutuhan daerah karena mereka putra daerah, mereka tidak akan pernah mungkin mau menerima dana sebesar itu hanya untuk membangun rumah aspirasi, tegas Bony di Jakarta, Rabu (4/8). Anggota DPD menurutnya, tidak memiliki empati terhadap daerahnya. Daerah lebih membutuhkan anggaran untuk pembangunan saranan kesehatan, pendidikan, dan dan infrastruktur ketimbang rumah aspirasi. Mereka kan bisa menegaskan kepada DPR yang punya hak
  • 2

    Aug

    Penyuapan Kasus Gayus Ternyata Dirancang di Ruang Pejabat Polri

    JAKARTA-Rencana pemberian suap kepada sejumlah aparat penegak hukum dalam kasus penggelapan pajak oleh Gayus H Tambunan ternyata dilakukan di ruangan mantan direktur II Bareskrim Polri, Brigjen Pol Raja Erisman. Hal tersebut terkuak dalam pembacaan dakwaan terhadap terdakwa makelar kasus, Sjahril Djohan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (2/7). Menurut jaksa penuntut umum, antara bulan Oktober sampai September 2009, Sjahril bersama kuasa hukum Gayus, Haposan Hutagalung menemui Raja Erizman di ruangan kerjanya. Dalam pertemuan tersebut, dibicarakan pembagian dana jika Gayus berhasil divonis tak bersalah, dan blokir terhadap rekening Gayus senilai Rp 25 miliar dibuka. Pembagiannya adalah: Bareskrim Polri mendapatkan Rp 5 miliar yang Rp 3 miliar diserahkan pada kabareskrim saat it
  • 23

    Apr

    Target Rp 10.000 T Tak Masuk Akal(Kwik)

    JAKARTA- Ekonom senior Kwik Kian Gie mengaku kaget dengan rencana program kerja pemerintah dalam lima tahun ke depan yang hendak mendapatkan dana investasi Rp 10.000 triliun untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen. Pemerintah butuh investasi Rp 10.000 triliun dalam lima tahun atau Rp 20.000 triliun dalan 10 tahun. Saya kaget dengan itu terus siapa yang bisa berinvestasi sebanyak itu. Mau dapat dari mana? kata Kwik dalam diskusi Jumatan di Gedung DPD RI Jakarta, Jumat (23/4/2010). Menurut Kwik, Wakil Presiden Boediono sendiri belum tahu dana investasi sebanyak itu diperoleh dari mana. Kalau memang tahu siapa yang akan investasi kenapa tidak bilang investasi tumbuh Rp 100.000 triliun saja, kata dia. Kalau untuk mendapatkan nilai investasi sebesar itu dari perusahaan asing, Kwi
  • 9

    Nov

    BBC mempromosikan kebencian atas Islam dan membuat rekor jumlah pemirsa

    MediaUmat-Pemimpin Partai Nasional Inggris (British National Party) Nick Griffin telah menggunakan Waktu Pertanyaan di BBC untuk mengkritik Islam. Dia juga mengatakan kepada para hadirin bahwa Winston Churchill akan menjadi pendukung BNP seandainya ia masih hidup, dan bersikeras mengatakan: “Aku bukan Nazi”. Ketika ditanya oleh seorang pemirsa tentang mengapa ia menggambarkan Islam sebagai “agama yang jahat dan keji “, Griffin mengatakan bahwa agama memiliki “hal-hal baik … dan agama tidak akan membiarkan bank-bank merajalela” tapi agama ini tidak cocok dengan “nilai-nilai fundamental masyarakat Inggris, kebebasan berpendapat, demokrasi dan persamaan hak bagi perempuan.” Lebih dari delapan juta orang menyaksikan acara itu, tiga kali l
  • 19

    Aug

    Masalah Kemiskinan diIndonesia

    kemiskinan,itulah permasalahan yang tak kunjung seleai termasuk didunia islam. Di dunia islam,khususnya indonesia banyak hal yang menyebabkan kemiskinan diantaranya adalah beban hidup yang berat.banyaknya dana ynag diperlikan jauh lebih basar dari pada pendapatan, karenanya beban hidup semakin berat. apalagi harga barang terus naik, biaya pendidikan semakin meningkat, dan biaya untuk kesehatan semakin membumbung. ditambah lagi lapangan kerja yang tidak mencukupi, ketersediaan lapangan kerja dipadu dengan keahlian yang rendah menjadikan pendapatan tidak meningkat, kondisi demikian, pada saat beban hidup yang semakin berat, meniscayakan terjadinya kemiskinan yang menjadi-jadi. Dalam keadaan terpuruk sejatinya rakyat miskin mendapat bantuan dari penguasa,sayang, sistem ekonomi kapitalis yang
-

Author

Follow Me